Senin, 24 September 2012


Munculnya kabar Arema dengan Pelita Jaya akan melakukan merger, memunculkan spekulasi bahwa komposisi pemain hasil penyatuan kedua klub itu adalah gabungan antara Arema dan Pelita Jaya.Bukan hanya itu saja, nama Pelatih yang kelak akan menjadi pembesut bagi Dendi Santoso dkk, sudah mulai menyeruak kepermukaan. Mantan pelatih Tim Nasional Indonesia-Rahmad Darmawan (RD), mengemuka sebagai kandidat kuat pelatih yang akan membesut klub gabungan antara Arema dan Pelita Jaya.Dikaitkan namanya akan menjadi pembesut klub hasil merger, RD justru mengucapkan terimakasih. Walau begitu, dia belum bersedia banyak berkomentar. Kemungkinan, keengganan RD memberikan banyak pernyataan karena hingga saat ini belum menemui kejelasan. "Wah, terima kasih ya. Tapi saya belum bisa berkomentar sekarang, apakah nanti saya yang akan jadi pelatih atau bukan," terangnya.Namun, pelatih berusia 45 tahun ini menegaskan, bahwa wacana merger dan spekulasi dirinya akan menjadi pembesut Ferri Aman Saragih dkk kesemuanya akan terjawab hari ini dalam konferensi pers yang digelar kedua kubu."Rencananya besok manajemen dari Pelita Jaya dan Arema akan berbicara soal masa depan saya di Malang," bebernya.Apalagi disambungnya, pada Selasa (25/9) besok, sudah menginjakkan kaki di Malang. Praktis, pernyataan itu makin menguatkan isu merger antara Arema dengan Pelita Jaya. "Saya mungkin Selasa-nya ke Malang," jelasnya.Dikonfirmasi secara terpisah Direktur Utama Arema, Ruddy Widodo mengaku bersyukur apabila nantinya gabungan dua klub tersebut nantinya akan di latih oleh pelatih kawakan."Perlu disyukuri. Klub mana yang gak mau dilatih pelatih sekaliber Rahmad Darmawan," katanya dilansir MemoBahkan menurutnya, RD merupakan pelatih yang cukup layak untuk membesut Arema. Apalagi manajemen Arema yang beberapa waktu lalu telah mencapai kesepakatan personal dengan Paulo Camargo, akhirnya dibatalkan oleh manajemen. Itu lantaran ada pelatih yang dibawa oleh corporate multi internasional untuk menjadi pelatih Arema. Bisa jadi, perusahaan yang dimaksud adalah Group Bakrie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar